Kemuliaan Muslimah

Seorang muslimah adalah sosok manusia yang selalu dikagumi oleh setiap laki-laki muslim. Ia dikagumi karena kemuliaan, dan peran besarnya dalam membangun Umat Islam yang berkualitas. Kemuliaan seorang muslimah nampak dari kesetiaannya pada nilai-nilai Islam, yang berbasis pada Al Qur’an dan Al Hadist.
Bagi seorang muslimah taqwa merupakan sesuatu yang inheren (bawaan) pada dirinya. Oleh karena itu, ia bersungguh-sungguh menekuni hal-hal yang diperintahkan Allah SWT, dengan cara meneladani (mengambil contoh) pemikiran, sikap, dan perilaku Rasulullah Muhammad SAW. Seorang muslimah faham, bahwa Rasulullah Muhammad SAW adalah sosok yang sungguh-sungguh menerapkan perintah-perintah Allah SWT yang tertuang dalam Al Qur’an. Seorang muslimah juga faham, bahwa Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW memuliakan istri-istri Rasulullah Muhammad SAW. Itulah sebabnya maka istri-istri Rasulullah Muhammad SAW adalah wanita-wanita yang mulia. Mereka mulia karena ketaqwaannya kepada Allah SWT.
Hal inilah yang menjadikan seorang muslimah memposisikan istri-istri Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan terindah bagi dirinya. Ia faham bahwa keteladanan istri-istri Rasullah Muhammad SAW terdokumentasi dalam QS.33:30-33. Maka seorang muslimah berupaya mempraktekkan QS.33:30-33 dalam kehidupannya sehari-hari.

  • Pertama, berbekal QS.33:30 seorang muslimah berupaya menghindari keburukan.
  • Kedua, berbekal QS.33:32 seorang muslimah berupaya agar tidak menarik perhatian lawan jenisnya.
  • Ketiga, hal ini dilakukan seorang muslimah agar terhindar dari ekses pekerjaan publik.
  • Keempat, oleh karena itu, sejak awal, seorang muslimah menghindari pekerjaan publik, kecuali dalam keadaan darurat.
  • Kelima, hal ini dilakukan untuk mencegah komoditisasi wanita , yaitu proses yang menjadikan wanita sebagai barang dagangan.
  • Keenam, berbekal QS.33:31 seorang muslimah berkonsentrasi untuk melakukan kebaikan.
  • Ketujuh, berbekal QS.33:33 seorang muslimah lebih memilih berada di rumah.
  • Kedelapan, seorang muslimah ingin memfokuskan diri pada pekerjaan domestik.
  • Kesembilan, dengan demikian seorang muslimah dapat fokus pada pengelolaan regenerasi Umat Islam.

Seorang muslimah faham, bahwa Allah SWT tidak menciptakan sesuatu agar sia-sia. Demikian pula ketika Allah SWT menciptakan laki-laki dan wanita, maka masing-masing ciptaanNya ini memiliki fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, bodohlah orang-orang liberal (Peradaban Barat) yang menjadikan laki-laki dan wanita memiliki fungsi yang sama.
Pekerjaan domestik (di dalam rumah) dan pekerjaan publik (di luar rumah) merupakan dua hal yang bersifat fungsional. Pekerjaan ini berkedudukan setara, dan tidak dalam posisi yang satu lebih rendah dari yang lain. Oleh karena itu, bodohlah orang-orang liberal (Peradaban Barat) yang memposisikan pekerjaan domestik lebih rendah dari pekerjaan publik.
Seorang muslimah faham. bahwa berada di rumah tidaklah merendahkan wanita, sebaliknya justru memuliakan wanita. Ia faham, bahwa Allah SWT berkehendak memuliakan wanita, dengan menjadikan wanita hidup dalam semangat taqwa kepada Allah SWT, agar ia dapat berpikir, bersikap, dan berperilaku mulia.
Oleh karena itu, bodohlah orang-orang liberal (Peradaban Barat) yang “menjual” kaum wanitanya ke hadapan publik, mempertontonkan aurat wanitanya ke hadapan publik, dan menjadikan kaum wanitanya sebagai sosok laki-laki yang cantik. Semoga Allah SWT berkenan memberikan nilai-nilai Islam pada orang-orang liberal (Peradaban Barat).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: